This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 24 Januari 2016

SETTING ALTITUDE HONDA PGM -FI.. KAPAN DAN MENGAPA ?

Injeksi memang motor  canggih, tapi bukan berarti tak boleh ‘disentuh’. Apalagi itu bisa dilakukan sendiribrosist, seperti setting altitude. Altitude membaca ketinggian(dataran) di mana motor sampeyan berada.  Kian tinggi datarannya makin tipis udara. Inilah yang memengaruhi kinerja electronic control unit terhadap air fuel ratio.
“Beda tinggi dataran, altitudenya perlu disetting ulang. Kolotidak, akan muncul gejala kurang enak. Bahkan makin nggak enak, bila motor biasanya sehari-hari di dataran rendah tiba-tiba diajak lama-lama di dataran tinggi,” buka Ariyanto, kepala mekanik Shinta Motor Banjarnegara, Jateng sambil menyebut ada 4 mode settingan yakni: mode 1 (0-2000 m dpl), mode 2 (2000-2500 m dpl), mode 3 (2500-3500 m dpl) dan mode 4 (diatas 3500 m dpl). Maksudnya ‘m’ ini adalah meter. Sedang  dpl adalah  diatas permukaan laut.
Beberapa motor yang perlu disetting altitudenya antara lain: Vario Tehno 125, Supra X 125 Helm In dan Spacy PGM F1. Sedang peraganya ini adalah Supra X125. “Untuk injeksi lain sudah ada fitur MAP dan IAT-nya, sehingga setiap ketinggian bisa disesuaikan otomatis,” sambung mekanik ramah itu lagi. Nah, umumnya standart bawaan motor ada di mode 1 (Jawa) lantaran datarannya tak lebih 2,000 meter di atas permukaan laut. 
Lebih dari itu setting ulang. Nah caranya mudah kok, “Untuk mode 1, pastikan kunci kontak OFF.  Lalu, cari posisi Data Link Connector (DLC)pada cover lampu depan (gbr-1), setelah ketemu lantas di jumper pakai kabel (gbr-2),” jelas Ari santai. Reporter sih tetap serius, wkwkwkkw… 
Gbr-4

Lalu, Buka handel gas secara penuh dan tahan pada posisi itu(gbr-3sambil putar kunci kontak ke posisi ON. Tapi ingat ya, mesin tidak dalam keadaan hidup. Nanti MIL (Multifunction Indicator Light) akan menyala kemudian berkedip dengan cepat (gbr-4). Setelah kira-kira 5 detik dari kedipan cepat tadi, tutup gas dan tahan selama kurang lebih 3 detik,”kata Ari sambil senyum. Mudah maksudnya ya?
Sedangkan untuk mode 2, 3 dan 4 adalah dengan cara melakukan hentakan handel gas dengan menutup dan membuka secara penuh,Jika dilakukan 2 kali itu untuk mode 2. Jika 3 kali ya  mode 3 dan 4 kali untuk mode 4. Menutup dan membuka gas tadi tidak boleh lebih dari 0,5 detik. Berarti silakukan dengan cepat. Sedang penutupan handel gas yang terakhir selama 3 detik,”ujar mekanik yang pernah juara kontes mekanik Honda Se Jateng ini.

Bila setelannya berhasil maka MIL akan berkedip berulang-ulang sesuai mode yang diinginkan. Terakhir, jangan lupa putar kunci kontak ke posisi OFF kembali. “Jika MIL belum berkedip sesuai mode diinginkan, artinya belum berhasil. Setting ulang dengan prosedur yang sama,” tutup Ari. 

Jumat, 04 Desember 2015

Perlukah BBM Diesel Diberi Suplemen ?

Foto: Billy
Hanya untuk BBM diesel biasa
Mesin diesel modern sudah jadi keseharian pecinta otomotif. Teknologi commonrail dan aplikasi piggyback mampu upgrade tenaga berlipat. Seperti yang banyak diterapkan pemilik Toyota Kijang Innova, Mitsubishi Pajero Sport hingga Toyota Fortuner. Asyiknya, dalam lima tahun belakangan bahan bakar diesel sudah mumpuni, sehingga sesuai tuntutan diesel modern. Namun di pasaran cukup banyak chemical yang ditawarkan sebagai ‘suplemen’ untuk meningkatkan kualitas BBM diesel. Perlukah?
Menurut Almus Hidayat, Sales Manager PT Wealthy Sejahtera, jika mengadopsi  BBM diesel dengan spesifikasi tinggi, seperti sudah standar EURO 3 ke atas, maka belum terlalu perlu chemical suplemen BBM diesel. Misalnya dengan angka cetane 50 ke atas atau yang punya kadar sulfur rendah dengan angka 300-an ppm.  Harganya yang sekitar Rp 10 ribuan/liter cukup setara dengan kandungan aditif semacam antikarat, pembersih injektor hingga pelumasan nosel.

Suplemen Diesel
Mencegah asap hitam berlebih

“Namun jika terpaksa konsumsi BBM diesel biasa, sebaiknya boleh diselingi pemberian chemical suplemen setiap 5.000 km,” tambah Almus yang  baru merilis  Wealthy Cetane Number & Fuel Improver ini. Khasiat yang coba ditawarkan seperti menyerap kandungan air pada BBM Diesel. Endapan air dan partikel lain dapat memicu  asam yang korosi. Akan berakhir pada penyumbatan saluran bahan bakar. Angka Cetane pada BBM diesel biasa yang berkisar di angka 48 juga bisa diimprove. Sementara jelaga akibat sulfur yang 500 ppm-an ditekan, sehingga gas buang tidak hitam berlebih.
Sayang, harga perbotolnya cukup mahal yakni sekitar Rp 180 - 200 ribu tergantung lokasi Anda di seluruh Indonesia. Ada sedikit rasa tarikan enteng saat OTOMOTIFNET mencoba di  Toyota Innova diesel G M/T 2012 dan Toyota Fortuner G 2013. Kalau ketagihan jatuhnya boros harus beli suplemen ini dong? Menurut Almus bisa dikalkulasi dengan konsumsi BBM yang lebih irit, filter BBM yang lebih awet hingga performa yang lebih baik.

Tes Active Stabilizer, Berhenti Lebih Cepat


Active Stabilizer,

Beberapa toko di kawasan Pasar Mobil Kemayoran, Jakpus menawarkan active stabilizer. Bahan tersebut dari karet, dengan fungsi bikin lebih nyaman saat berkendara di jalan bergelombang, tapi tetap stabil saat menikung.

Sebenarnya sudah ada beberapa merek yang lebih dulu beredar, seperti Hurricane, Valen, Prime dan lainnya. Penasaran dengan performa produk tersebut, OTOMOTIF tentu harus jajal langsung dong.

Apalagi Ronald Lin, pemegang merek Prime mengklaim juga bisa memperpendek jarak pengereman. “Dengan memasang active stabilizer, maka jarak main per lebih pendek. Bisa mengurangi gejala hidung menukik saat melakukan pengereman dan imbasnya jarak pengereman jadi lebih pendek,” ungkapnya.

Dengan alat Racelogic, bisa dilihat jarak dan waktu saat melakukan pengereman. Metode pengetesannya hard braking setelah lebih dari 100 kpj. Toyota Avanza tipe S A/T yang merupakan kendaraan operasional OTOMOTIF jadi alat peraga. • (otomotifnet.com)

Data Tes Pengereman
Sebelum Pasang 
60-0  kpj  10,5 detik  32, 2 m
100-0 kpj  12,7 detik  78,3 m

Sesudah Pasang
60-0 kpj  5,8 detik    28,3 m
100-0 kpj 75,7 detik 70,7 m 




01. Kaya gini tampang Prime active stabilizer yang tersedia untuk kendaraan Eropa maupun Jepang. Kisaran harganya Rp 550-580 ribu sudah plus pasang



02. Cara pasangnya tinggal selipkan di antara per belakang dan juga bagian depan. Agar yakin enggak terlepas, diikat dengan cable ties



03. Selain produk Prime, juga ada merek lain seperti Hurricane yang lebarnya lebih kecil. Si karet merah Valen, juga masih bisa dicari pada beberapa toko di Pasar Mobil Kemayoran.



04. Dipakai berakselerasi di trek lurus memang terasa lebih stabil setelah pakai active stabilizer. Diajak menikung 60-80 kpj masih ada gejala body roll di bagian depan, bisa jadi karena performa dari suspensi depan yang menurun. Bagian belakang rasanya lebih stabil.

Tiga Cara Injektor Cleaning, Jangan Tunggu Mesin Lemot




Ketika kotor maka jumlah semprotannya akan terganggu yang efeknya bikin tarikan tersendat
 Injektor jadi komponen vital dalam sistem injeksi, fungsinya menyemprotkan sekaligus mengubah bahan bakar jadi kabut yang siap diledakkan oleh busi. Ketika kotor maka jumlah semprotannya akan terganggu yang efeknya bikin tarikan tersendat, seperti ada delay. Berikut adalah tiga cara membersihkan injektor yang ditawarkan bengkel resmi. • (otomotifnet.com)

CAMPUR KE BENSIN

Cara pertama paling mudah dan dipopulerkan Yamaha lewat Yamalube Carbon Cleaner. Caranya, cairan kimia ini langsung dicampurkan ke tangki bensin. “Isinya 75 ml bisa untuk dicampurkan dalam 3,5-5 liter bensin,” ucap Pieter Adi Nugraha kepala mekanik Yamaha Flag Ship Shop Jakarta. “Baiknya dilakukan tiap 3.000 km,” tambahnya.

Cairan ini diklaim dapat mengurangi endapan karbon bukan hanya di injektor tapi juga di intake dan ruang bakar. “Efeknya pembakaran lebih sempurna dan mesin lebih bertenaga,” beber Robby Sidharta, Assistant Manager Spare Parts Division Yamaha Indonesia. Harganya cuma Rp 27 ribu tersedia di semua bengkel resmi Yamaha.


PAKAI MODEL INFUS

Mulai banyak bengkel resmi dan bengkel umum yang menawarkan jasa ini. Prosesnya, cairan carbon cleaner digunakan sebagai pengganti bensin dan di-inject langsung menggunakan perangkat seperti infus.

Slang bahan bakar dilepas, ganti dengan infus yang terhubung dengan tabung khusus berisi carbon cleaner, setelah itu tabung akan ditekan dengan angin dari kompresor agar masuk ke ruang bakar.

“Tekanan angin yang dibutuhkan 39-42 psi, kurang dari itu mesin akan brebet. Mesin dibiarkan menyala sambil digas. Metode ini kurang lebih memakan waktu 5 menit sampai cairan pembersih injektor habis dan motor mati,” tutur Cahyo Waskito kepala mekanik AHASS Lancar Motor.

“Sebaiknya dilakukan tiap 10.000 km, biayanya hanya 28 ribu untuk semua jenis motor,” lanjut pria yang bengkelnya ada di Jl. Let Jend Suprapto, Johar Baru, Jakpus ini.


INJECTOR CLEANER & TESTER

Cara ini tidak bisa membersihkan ruang bakar, tapi bisa digunakan untuk mengukur debit injektor. Injektor dilepas lalu disimulasikan melakukan semprotan dengan tekanan sesuai standar motor, bila debit berkurang artinya injektor kotor dan terdapat penyumbatan pada hole.

“Maka dilanjutkan dengan ultrasonic cleaning, injektor akan di rendam dengan cairan khusus dan kemudian akan ada getaran ultrasonic yang dapat menghasilkan panas untuk merontokan kotoran yang menyumbat,” jelas Indrawan Subekti kepala mekanik Suzuki Sejahtera Motor Gemilang Sunter.

Jika sudah dibersihkan debitnya masih kurang artinya harus ganti injektor. “Disarankan dilakukan setiap setelah 3x servis berkala, biaya hanya Rp 20 ribu untuk bebek dan skutik. Sedang untuk moge Rp 50 ribu untuk 1 injektornya sambungnya.

Lewat Alatini kondisi injektor bisa dibaca, jika debit semprotan kurang harus dibersihkan

Minggu, 08 November 2015

Kekentalan oli tak sesuai dapat menjadi penyebab turunya kinerja mesin

Hal penting dalam sebuah kendaran yang sangat perlu di perhatiakan adalah oli ibarat manusia oli tak rubah halnya bisa dikatakan sebagai darah di dalam tubuh yang mengaliri hampir seluruh tubuh , sama halnya oli dilalam mesian yang meredam gesekan antara satu dan lainnya
Oli merupakan cairan fluida di dalam mesin yang berfungsi melindungi mesin saat bekerja untuk mendukung performa mesin dan menghindari kerusakan saat mesin dijalankan.
Oli sangat penting dalam performa sebuah kendaraan karena akan menjadi pelumas mesin (lubricating). Oli akan meminimalisir gesekan-gesekan yang terjadi antar logam (komponen mesin), sehingga mesin akan bergerak lebih halus.
Oli juga berfungsi mencegah terjadinya karat (korosi) pada mesin. Hal ini karena oli akan mencegah reaksi oksidasi pada komponen-komponen mesin dan menghilangkan reaksi kimiawi dengan panas saat terjadi proses pembakaran yang biasanya menyebabkan korosi.
Melihat begitu pentingnya fungsi oli bagi mesin seperti yang terpapar di atas, maka menjaga kualitas oli yang digunakan harus dilakukan. Salah satunya, dilihat dari kekentalan oli. Lalu apa efek yang ditimbulkan jika kekentalan oli tak sesuai dengan mesin?
Lubricant Technical Advisor Shell Indonesia, Shofwatuzzaki, mengatakan, kekentalan oli dapat mengganggu performa mesin apabila tidak sesuai dengan yang disarankan.
“Biasanya, satu mobil itu ada angka yang direkomendasikan dan satu angka yang diperbolehkan, misalnya ada yang bilang mobil ini harus memakai oli SAE 10W-30. Namun untuk cuaca di Indonesia yang tempratur udaranya 20 sampai 30 derajat itu masih boleh memakai yang 20W-50. Tidak apa-apa dipakai tapi ada efeknya,” ungkapnya, Kamis 5 November 2015.
Tingkat daya tahan oli terhadap suhu biasanya terlihat dari kemasan yang dinyatakan dengan Society of Automotive Engineers(SAE). Bila pada kemasan tertulis SAE 5W-40, artinya oli akan tetap memiliki kekentalan 5 pada suhu rendah, dan akan tetap pada kekentalan 40 pada suhu tinggi.
“Efek yang ditimbulkan apabila kekentalan yang digunakan bertambah adalah mobil jadi lebih berat, sedangkan oli yang lebih encer jadi lebih ringan. Apabila terlalu encer jelas akan rusak, terlalu kental juga sama, apabila start awal oli tidak dapat naik ke atas akhirnya akan rusak juga,” ujarnya.
Tapi masih menurut Shofwatuzzaki, yang paling terpengaruh itu apabila terlalu encer. Jadi kesimpulannya, Anda harus melihat buku pedoman untuk memastikan kekentalan oli yang dibutuhkan mesin.

Senin, 02 November 2015

Upgrade Peforma New Honda Sonic 150R, Bore-up Stage 1 Jadi 175 cc!


Jakarta - Sebagai salah satu pemilik pertama New Honda Sonic 150R, Senaponda punya rasa penasaran mendalam pada bebek yang pakai suspensi depan panjang layaknya motor sport ini. “Motor ini punya torsi besar tapi konsumsi bensinnya irit. Throttle body-nya juga kecil banget,” buka Sena panggilan akrabnya.

Pria yang doyan ngobrol inipun bongkar mesin, langkah bore up dilakukan, uniknya tetap mempertahankan throttle body dan injector standar pada ubahan stage 1 ini. Kok bisa? Lanjut bacanya yuk di bawah ini! (motor.otomotifnet.com)

Throttle Body Standar

Lalu kenapa throttle body dan injector dibiarkan standar meski sudah bore up? Menurut Sena, karena bore up ini masih stage awal, belum diikuti dengan penggantian noken as dan klep lebar. Sena menjelaskan pakai throttle body dan injector standar, AFR masih terjaga 1:13,8 sampai 1:15.

“Duty cycle injector masih aman di bawah 80%, hanya seting ulang pakai ECU programable saja. Kalau spek lebih tinggi pasti saya pasang throttle body dan injector CBR250R,” beber Sena sambil menjelaskan jika semprotan injector standarnya 155 cc/menit masih mampu melayani kebutuhan mesin.

“Sedang CBR250R sampai 190 cc/menit,” sambungnya. Guna mendapatkan udara segar, filter standar diganti dengan velocity stack yang membuat aliran udara tidak sekedar banyak tapi juga terarah masuk ke ruang bakar.


ECU Juken 2 dan Knalpot Racing Pro Speed

Timing pengapian dan waktu semprot bahan bakar diatur ulang pakai ECU BRT Juken 2. Pada saluran gas buang memakai produk Pro Speed, “Knalpot ini paling cocok dengan karakter New Sonic 150R, power dan torsinya gak ada yang drop,” ucap pria ramah ini.


Head Silinder Porting Polish

Karena baru permulaan, kepala silinder hanya porting & polish. Selanjutnya, mengubah shim klep in dan ex. Jika celah standarnya adalah 0,2 mm untuk in dan 0,25 mm untuk ex, maka sekarang 0,1 mm untuk in dan 0,15 mm pada ex. “Pakai celah klep lebih rapat, otomatis durasi noken as menjadi lebih besar,” sebut Bembenk salah satu mekanik di Sinergi Motor. 


Bore-up 175 cc
Riset New Sonic 150R ini dimulai dengan langkah bore-up, piston 62 mm berlabel Hi Speed yang aslinya untuk Suzuki Smash dipasang menggantikan piston standar yang cuma 57,3 mm. Hasilnya, ruang bakar meningkat jadi 174,4 cc atau di bulatkan menjadi 175 cc.

Bore-up Sonic 150R stage 1 ini maksimal menggunakan piston berdiameter 62 mm, karena jarak antara water jacket dengan piston sudah sangat tipis, tinggal 3 mm. Karena dipakai harian, piston pun dibuat flat agar kompresi tak terlalu tinggi, dipatok 11,5 : 1. “Masih bisa pakai Pertamax nih,” beber Sena yang melakukan pengerjaan motornya ini di bengkel Sinergi Motor, di Jl M Yusuf Raya, Depok, Jabar.


Hasil Dyno Tes

Setelah semua part terpasang, dilakukan dyno di atas dynamometer berlaber Rextor. Didapat power maksimal 23,3 dk @ 10.433 rpm dan torsi maksimal 17,6 Nm @ 7.944rpm. Power naik 9,2 dk dan torsi naik 4,58 Nm dari standarnya.

Namun, Sena sendiri tidak menyarankan bore-up seperti ini dipakai untuk harian dan diajak turing. “Kalau mau bore up untuk harian pakai piston ukuran 58 mm saja, karena New Sonic 150R mempunyai liner yang tipis,” tutup Sena.
Hasil tes                            Standar                      Bore Up 
Power                        14,1 dk @ 8.225 rpm            23,3 dk   @10.433 rpm    
Torsi                             13,02 Nm @ 6.976 rpm      17,60 Nm @ 7.944 rpm 

Sinergi Motor : 0877 83065999

Pilihan Turbo Kit Honda Brio, Kejar Power Lebih Baik

Semakin banyak pemilik Honda Brio baik itu Satya maupun Sport yang senang upgrade mesin. Beberapa hal membuat Brio sangat laris untuk dioprek.

Jakarta - Hal utama tentu harga Brio yang cukup terjangkau. Lalu bobot kendaraan mungil ini di bawah 1 ton, tepatnya 920 kg. Membuat power to weight ratio menjadi lebih baik jika menggunakan mesin bertenaga besar. Salah satu trik yang banyak diaplikasi yaitu mengadopsi turbocharger. 

Dikarenakan memiliki banyak kesamaan dengan sang kakak Jazz GE8, tentu membuatnya makin mudah dioprek. Pilihan turbo jadi beragam, mau pakai kit milik Jazz GE8 juga bisa atau sekalian bermain custom sesuai bujet. Minimal siapkan uang Rp 20 juta tanpa piggyback, agar turbo di Brio terpasang sempurna. •(otomotifnet.com)


ZAGE


Turbo kit buatan Taiwan ini tergolong paling laris di Indonesia. Kit pemasangan lengkap, tinggal melubangi karter oli mesin dan menambah piggyback untuk fine tuning. Tujuan melubangi karter oli tentu untuk jalur oil return dari turbo. Harga yang ditawarkan juga sangat bersahabat, dibanderol Rp 25 juta. 

“Harga ini baru saja naik dikarenakan nilai tukar mata uang Dolar yang cukup tinggi,” terang Weidy Widjaya, pemilik PT Sinar Cahaya Sentosa, importir Zage. Kit ini bisa langsung diaplikasikan pada Brio. Butuh penyesuaian pada bumper depan, khususnya bagian gril bawah dan sisi kiri serta kanan dekat fog lamp. 

“Musti dicoak agar piping intercooler tidak mentok bumper,” jelas pria berkacamata ini. Jika tidak mau merusak bumper standar, tinggal mengubah 2 buah piping intercooler saja. Bisa buat baru dari stainless steel ataupun aluminium.

ZAGE: 021-42885259



KEV Garage


Kevin Jayadi, punggawa Kev Garage menawarkan turbo custom dengan berbagai pilihan budget. “Semua tergantung kebutuhan dan biaya yang ingin dikeluarkan,” ujar pengguna Brio L13 ini. Misalnya customer membutuhkan piping yang ringan, maka perlu menggunakan aluminium. Otomatis harga bisa mencapai 2 kali lipat dibanding stainless steel yang hanya Rp 4 juta.

Soal turbo juga sama ada banyak pilihan. “Kebanyakan saya pakai turbo Mitsubishi TD04 atau merek lain yang seukuran,” terang pria yang membuka bengkel di Taman Aries, Jakbar. Kalau baru bisa mencapai Rp 10 juta, sedangkan second hanya separuhnya atau bahkan bisa sekitar Rp 3 jutaan. Sangat bergantung pada kondisi.

Sisanya sebagai aksesori banyak pilihan harga. Blow off kalau versi original di atas Rp 3 juta. Kalau replika hanya di bawah Rp 1 juta. Intercooler juga variatif, antara Rp 2 juta hingga Rp 3 juta. 

KEV Garage: 0818-0666 0555 




ADR Motorsport


Bengkel ini tidak menyediakan turbo kit. Turbo kit dan custom masing-masing ada plus minus. “Tapi kebanyakan di sini pasang custom karena bisa lebih murah dibanding turbo kit,” jelas Andre Rusli, punggawa bengkel yang bermarkas di Taman Palem, Jakbar.

Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 20 juta sudah terima beres dan semua barang dijamin baru. “Kalau hanya di bawah 0,4 bar, bisa pakai blow off replika dan intercooler tidak perlu terlalu bermerek, yang penting ukurannya sesuai,” terang pengguna Brio L15A7 turbo bertenaga 350 dk ini.

Sedangkan unit turbonya tentu jangan menggunakan yang abal-abal. Biasa kalau harga paket Rp 20 juta pakai turbo keluaran IHI dan memang sudah disiapkan untuk bermain boost tinggi. Tinggal melakukan beberapa penyesuaian di mesin dan blow off serta aplikasi ekstra injektor nantinya. Jika mau pakai barang-barang bermerek juga tidak masalah, tentu harus mengeluarkan dana lebih dari Rp 20 juta. Estimasi lama pengerjaan kurang lebih 1 hingga 2 minggu. 

ADR Motorsport: 0818-0611 1149


HKS


Nama besar tuner asal Jepang ini sudah mendunia. “Kualitas tentu tidak perlu diragukan lagi. Sayangnya produk ini sudah tidak diproduksi lagi,” ujar Lukas dari PT Sumber Berkat Group, distributor resmi HKS. Mungkin dikarenakan kompetitor di kelas ini banyak yang menjual dengan harga murah. 

Sedangkan HKS saat sebelum discontinue tahun lalu saja sudah menyentuh Rp 35 juta. Bayangkan kalau masih diproduksi dan nilai tukar Rupiah yang melemah. Bukan tidak mungkin harganya mencapai Rp 40 juta atau bahkan Rp 50 juta. Jika minat dengan turbo kit HKS harus rajin dan teliti hunting di bengkel-bengkel atau pedagang online. 

Mungkin masih menyimpan new old stock atau second hand. Hunting barang second tentu butuh ketelitian dan product knowledge yang baik. Periksa dengan teliti parts penting seperti turbo, piping dan intercooler. Turbo kit ini bukan untuk Brio, melainkan Jazz GE8. 

Namun tetap bisa digunakan pada Brio L12 dan L13. Hanya perlu penyesuaian pada bumper depan. Turbonya sendiri sanggup menghasilkan tekanan 1 bar, akan tetapi internal standar Brio hanya sanggup menerima 0,4 bar. Enaknya, durabilitas turbo HKS terkenal sangat baik. Dengan instalasi yang benar, turbo bisa awet hingga tahunan.

HKS: 021-2653 8558